Debindo Siap Gelar NLP dan INDOGRITECH 2026, Perkuat Kolaborasi Modernisasi Pertanian dan Peternakan Nasional

Daftar Isi

 

Senipertanian.com - PT Debindo Global Expo menyatakan kesiapan menyelenggarakan Nusantara Livestock & Poultry Expo (NLP) dan Indonesia Agriculture Technology Expo (INDOGRITECH) 2026 pada 4–7 November 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Pameran terpadu ini dirancang sebagai platform kolaborasi bagi para pelaku industri pertanian dan peternakan untuk mempercepat adopsi teknologi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan kedua pameran tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pelaku industri dari sektor hulu hingga hilir, mulai dari petani, peternak, produsen sarana produksi, penyedia teknologi, distributor, hingga investor dan pemangku kebijakan. Melalui integrasi sektor agrikultur dan peternakan, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kemitraan bisnis sekaligus memperluas akses terhadap inovasi yang dibutuhkan industri pangan Indonesia.

Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhamad, menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara penyelenggara, asosiasi industri, pemerintah, dan kalangan akademisi. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk menghadirkan solusi yang aplikatif bagi petani dan peternak dalam menghadapi tantangan produktivitas, efisiensi usaha, serta perubahan iklim.

Kolaborasi dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan IPB University diharapkan turut memperkuat pertukaran pengetahuan serta mendorong penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dengan pendekatan tersebut, modernisasi pertanian dan peternakan tidak hanya berorientasi pada penggunaan peralatan baru, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan daya saing usaha.

Dukungan terhadap penguatan ekosistem peternakan nasional sebelumnya juga disampaikan Kementerian Pertanian melalui peluncuran NLP Expo 2026 pada April lalu. Kementan menyoroti pentingnya penguatan rantai pasok, investasi, akses pasar, inovasi teknologi, serta integrasi sektor hulu hingga hilir untuk meningkatkan daya saing produk peternakan Indonesia. 

Targetkan Audiens Berkualitas dan Perluas Peluang Bisnis

Penguatan jejaring industri menjadi salah satu fokus utama NLP dan INDOGRITECH 2026. Berdasarkan data penyelenggara dari perhelatan industri serupa sebelumnya, pameran tersebut mencatat sekitar 7.400 pengunjung, dengan 82 persen di antaranya merupakan pengambil keputusan (decision maker). Komposisi pengunjung ini menjadi indikator potensi pameran dalam mempertemukan penyedia solusi dengan pihak yang memiliki kewenangan dalam pengadaan, investasi, dan pengembangan usaha.

Capaian tersebut menjadi landasan bagi penyelenggara untuk mempertahankan kualitas audiens sekaligus meningkatkan peluang interaksi bisnis pada penyelenggaraan tahun ini. Pertemuan langsung antara produsen, pemasok, distributor, petani, peternak, dan pelaku industri pengolahan diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih konkret, baik dalam bentuk kemitraan usaha maupun transaksi komersial.

NLP Expo secara khusus berfokus pada rantai nilai protein hewani, termasuk peternakan dan perunggasan, pakan dan nutrisi, kesehatan hewan, pembibitan dan genetika, peralatan kandang, serta solusi pengolahan dan distribusi. Sementara itu, INDOGRITECH menghadirkan teknologi pertanian, mekanisasi, sistem irigasi, sarana produksi, peralatan pascapanen, dan solusi pertanian cerdas. Kedua pameran tersebut memberikan gambaran mengenai keterkaitan inovasi di sektor tanaman pangan dan peternakan. 

Melalui cakupan tersebut, pameran diarahkan untuk mendorong efisiensi operasional, meningkatkan kualitas hasil produksi, serta memperkuat ketahanan rantai pasok. Pengenalan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan juga diharapkan membantu pelaku usaha mengurangi pemborosan sumber daya dan meningkatkan nilai tambah produk.

Bagi industri nasional, pertemuan antara penyedia teknologi dan calon pengguna menjadi kesempatan untuk mengevaluasi solusi yang sesuai dengan skala usaha dan kebutuhan produksi. Dengan mempertemukan pelaku dari berbagai daerah dalam satu lokasi, NLP dan INDOGRITECH 2026 diharapkan dapat memperluas akses terhadap teknologi sekaligus memperkuat hubungan bisnis di sepanjang rantai nilai pangan.

Nusantara AgriFuture Summit Angkat Pertanian Sirkular

Selain pameran produk dan teknologi, rangkaian kegiatan tahun ini akan menghadirkan Nusantara AgriFuture Summit 2026 sebagai forum dialog strategis bagi para pemangku kepentingan sektor pertanian dan peternakan. Berdasarkan informasi terbaru dari penyelenggara, forum ini dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD City, bertepatan dengan hari pertama pameran.

Mengusung tema “Circular Agriculture: Unlocking the Potential of Land and Livestock”, forum tersebut akan membahas peluang pengembangan pertanian sirkular melalui optimalisasi pemanfaatan lahan, inovasi biomassa, serta integrasi sistem pertanian dan peternakan. Pendekatan ini mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien dengan melihat keterkaitan antarkegiatan produksi sebagai bagian dari satu ekosistem.

Dalam praktiknya, pendekatan pertanian sirkular dapat membuka peluang pemanfaatan hasil samping pertanian dan peternakan, pengelolaan biomassa, serta pengurangan limbah produksi. Integrasi tersebut berpotensi mendukung efisiensi biaya, meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal, dan memperkuat keberlanjutan usaha apabila diterapkan sesuai dengan kondisi teknis dan ekonomi masing-masing pelaku usaha.

Forum ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan antara pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan pemangku kebijakan untuk membahas tantangan serta peluang penerapan inovasi di lapangan. Kolaborasi lintas disiplin diperlukan agar pengembangan teknologi tidak berhenti pada tahap demonstrasi, tetapi dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta peternak.

Penyelenggara turut menggandeng Asosiasi Biochar Indonesia Internasional dalam pelaksanaan Nusantara AgriFuture Summit 2026. Kolaborasi tersebut memperluas pembahasan mengenai potensi biomassa dan pemanfaatan sumber daya dalam mendukung pengembangan sistem pertanian dan peternakan yang lebih berkelanjutan. 

Perkuat Ekosistem Inovasi melalui Kolaborasi dan Startup

Untuk memperluas dampak kegiatan, NLP dan INDOGRITECH 2026 juga dirancang menghadirkan forum pemangku kepentingan, program kolaborasi bersama HKTI, serta area khusus bagi perusahaan rintisan. Kehadiran program-program tersebut diharapkan dapat mempertemukan inovator dengan calon pengguna, mitra industri, dan investor yang berpotensi mendukung pengembangan solusi pertanian maupun peternakan.

Start-Up Area akan memberikan ruang bagi pelaku usaha rintisan untuk memperkenalkan inovasi digital dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri pangan. Solusi berbasis digital berpotensi membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional, mengelola informasi produksi, serta memperluas akses terhadap pasar dan jaringan kemitraan.

Penyelenggaraan pameran ini juga didukung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta sejumlah asosiasi lintas profesi dan industri, termasuk ASPI, GPMT, ASOSI, HKPBI, dan ASINAD, sebagaimana disampaikan dalam informasi penyelenggara. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara pemangku kepentingan di sektor agrikultur dan peternakan.

Dengan menggabungkan pameran teknologi, forum strategis, dan ruang kolaborasi bisnis, NLP dan INDOGRITECH 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang promosi produk, tetapi juga wadah untuk mempercepat pertukaran pengetahuan dan penerapan inovasi. Tantangan produktivitas, efisiensi biaya, perubahan iklim, dan kebutuhan pangan yang terus berkembang membutuhkan solusi yang terintegrasi dan dapat diterapkan sesuai karakteristik usaha di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui penyelenggaraan pada 4–7 November 2026 di ICE BSD City, PT Debindo Global Expo berharap dapat memperkuat konektivitas antara pelaku industri, pemerintah, asosiasi, akademisi, dan inovator. Kolaborasi tersebut diharapkan berkontribusi terhadap pembangunan ekosistem pangan nasional yang lebih modern, berdaya saing, efisien, dan berkelanjutan.

Informasi kegiatan: Nusantara Livestock & Poultry Expo (NLP) dan Indonesia Agriculture Technology Expo (INDOGRITECH) 2026 akan berlangsung pada 4–7 November 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Informasi lebih lanjut mengenai pameran dapat diakses melalui situs resmi NLP dan situs resmi INDOGRITECH.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang debindo siap gelar nlp dan indogritech 2026 perkuat kolaborasi pertanian dan peternakan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar pertanian hanya di Senipertanian.com 

Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Hubungi: Admin Seni Pertanian


Posting Komentar