Albitec Perluas Pasar Spirulina Lokal di Trade Expo Indonesia 2026, Bidik Konsumen Pangan Fungsional Global

Daftar Isi

Senipertanian.com - Pelaku usaha mikroalga asal Semarang, PT Alga Bioteknologi Indonesia melalui merek Albitec, memanfaatkan ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 untuk memperluas pasar produk spirulina lokal. Dalam pameran perdagangan internasional yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Albitec memperkenalkan Spirulina Powder sebagai produk berbahan alami yang berpotensi mendukung perkembangan industri pangan fungsional Indonesia.

Tim Spirulina Powder Albitec, Falasifah, memamerkan keunggulan produk tersebut kepada pengunjung pameran, termasuk calon mitra bisnis yang berpotensi membuka akses pasar baru. Kehadiran Albitec menjadi salah satu gambaran upaya pelaku usaha dalam mengembangkan komoditas berbasis sumber daya hayati lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar internasional.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap pola hidup sehat dan pemanfaatan bahan pangan bernutrisi, spirulina menjadi salah satu komoditas yang berpotensi dikembangkan untuk berbagai kebutuhan. Melalui partisipasi dalam TEI 2026, Albitec berupaya memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang kerja sama perdagangan lintas negara.

Inovasi Budidaya Spirulina Lokal Berbasis Air Tawar

PT Alga Bioteknologi Indonesia mengembangkan spirulina melalui sistem budidaya yang memanfaatkan media air tawar. Menurut Falasifah, pendekatan tersebut menjadi salah satu karakteristik yang membedakan produk Albitec dari produk spirulina lain yang dibudidayakan menggunakan media dengan kadar garam tertentu. Pengembangan komoditas ini juga menjadi bagian dari upaya mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

“Produk kami menggunakan bahan lokal dan air tawar. Jika biasanya spirulina menggunakan air asin atau air laut, kami menggunakan air tawar lokal dan 100% spirulina asli tanpa bahan tambahan,” ujar Falasifah saat memberikan keterangan di lokasi pameran.

Ia menjelaskan bahwa Spirulina Powder Albitec dipasarkan dalam bentuk serbuk yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Selain ditujukan sebagai bahan minuman, produk tersebut juga diperkenalkan untuk penggunaan lain, termasuk perawatan kulit. Perusahaan menyatakan produknya merupakan spirulina murni tanpa campuran bahan tambahan, dengan tetap memperhatikan kualitas produk yang dipasarkan kepada konsumen.

Harga Terjangkau dan Peluang Ekspansi ke Pasar Internasional

Dalam upaya memperluas jangkauan konsumen, Albitec menawarkan Spirulina Powder kemasan 100 gram dengan harga Rp100.000. Produk tersebut menyasar konsumen yang tertarik pada bahan pangan fungsional serta pelaku industri yang membutuhkan bahan baku untuk pengembangan produk makanan, minuman, dan suplemen.

Berdasarkan informasi yang disampaikan perusahaan, produk spirulina Albitec telah dipasarkan untuk menjangkau sejumlah negara, antara lain Malaysia, Singapura, Filipina, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam. Perusahaan memanfaatkan kanal digital serta pengiriman sampel untuk memperkenalkan produk kepada calon mitra di luar negeri. Peluang tersebut sejalan dengan pengembangan industri mikroalga yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bernilai tambah di berbagai sektor. Informasi mengenai Albitec sebagai produsen spirulina Indonesia juga tercantum dalam profil UMKM Karya Kreatif Indonesia. 

Meski demikian, perluasan pasar internasional membutuhkan konsistensi kualitas, pemenuhan persyaratan keamanan pangan, serta kesesuaian dokumen ekspor dengan ketentuan negara tujuan. Kejelasan spesifikasi produk dan jaminan mutu menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan calon pembeli, terutama ketika produk dipasarkan sebagai bahan pangan atau suplemen.

Edukasi Konsumen Jadi Tantangan Pasar Domestik

Di balik peluang ekspor tersebut, Albitec masih menghadapi tantangan dalam memperkenalkan spirulina kepada konsumen Indonesia. Menurut Falasifah, sebagian masyarakat belum terbiasa mengonsumsi produk berbahan mikroalga sehingga edukasi mengenai karakteristik dan cara penggunaannya masih diperlukan.

“Mengenalkannya di Indonesia yang agak sulit karena masyarakat belum terbiasa mengonsumsi minuman sehat seperti ini. Terkadang masih muncul pertanyaan mengenai apa itu mikroalga, sedangkan di luar negeri spirulina sudah menjadi bagian dari konsumsi harian mereka,” ungkap Falasifah.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi produk yang informatif dan mudah dipahami. Edukasi dapat dilakukan melalui pameran, pemasaran digital, demonstrasi penggunaan, serta penyampaian informasi mengenai kandungan gizi berdasarkan hasil pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenal spirulina sebagai salah satu alternatif bahan pangan bernutrisi tanpa terjebak pada klaim kesehatan yang belum terbukti secara ilmiah. Sejumlah kajian memang menunjukkan potensi kandungan nutrisi spirulina, tetapi manfaat kesehatan tertentu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. 

Trade Expo Indonesia 2026 Jadi Momentum Pengembangan Produk Lokal

Partisipasi Albitec dalam Trade Expo Indonesia ke-41 memperlihatkan peluang bagi pelaku usaha berbasis inovasi untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas. Melalui ajang perdagangan internasional ini, perusahaan berkesempatan membangun jaringan bisnis, menjajaki kemitraan, dan memperkuat posisi spirulina Indonesia dalam industri pangan fungsional.

Pengembangan spirulina lokal juga membuka peluang penciptaan nilai tambah dari sektor budidaya hingga pengolahan produk. Namun, keberlanjutan usaha tetap membutuhkan dukungan riset, pengawasan mutu, strategi pemasaran yang tepat, serta edukasi konsumen secara berkelanjutan.

Bagi Albitec, tantangan berikutnya bukan hanya memperluas pasar ekspor, melainkan juga membangun penerimaan konsumen di dalam negeri. Dengan menjaga kualitas, meningkatkan transparansi informasi produk, dan memperkuat kemitraan bisnis, spirulina lokal berpotensi menjadi salah satu komoditas inovatif Indonesia yang mampu bersaing di pasar global.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang albitec perluas pasar spirulina lokal di trade expo indonesia 2026. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar pertanian hanya di Senipertanian.com 

Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Posting Komentar