Jambi Optimalkan Potensi Pangan Lokal melalui Pengembangan Kampung Pangan Terpadu
Daftar Isi
Senipertanian.com - Pengembangan Kampung Pangan Terpadu menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan potensi pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Program ini mendorong pemanfaatan sumber daya pertanian yang tersedia di wilayah setempat agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Salah satu komoditas yang dikembangkan adalah kacang koro di Kelurahan Buluran Kenali, Kota Jambi. Pengembangan komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya memaksimalkan potensi pangan lokal melalui kegiatan budidaya, pengembangan kawasan, dan peluang diversifikasi pangan.
Program Kampung Pangan Terpadu diharapkan dapat menjadi model pengembangan kawasan berbasis pertanian yang mengintegrasikan potensi lokal dengan pemberdayaan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, kegiatan pertanian tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan warga.
Salurkan Benih Kacang Koro, Ikan Nila, dan Bibit Pohon
Pencanangan Kampung Pangan Terpadu melalui kolaborasi Badan Karantina Indonesia (Barantin), Pemerintah Provinsi Jambi, dan sejumlah pemangku kepentingan. Dalam kegiatan tersebut, diserahkan bantuan berupa 50 kilogram benih kacang koro, 30.000 ekor benih ikan nila, dan 360 bibit pohon untuk mendukung pengembangan kawasan. Seluruh bantuan tersebut telah melalui pemeriksaan dan pengujian laboratorium karantina.
Sekretaris Utama Badan Karantina Indonesia, Shahandra Hanitiyo, menyampaikan bahwa Kampung Pangan Terpadu tidak hanya dirancang sebagai kawasan produksi pangan, tetapi juga sebagai tempat edukasi dan pengembangan inovasi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan potensi daerah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Gubernur Jambi, Al Haris, turut mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan kawasan tersebut. Menurutnya, optimalisasi komoditas lokal seperti kacang koro dapat membuka peluang diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap kedelai impor. Selain itu, pengembangan komoditas tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang belum produktif menjadi sumber pendapatan baru.
Dorong Hilirisasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Pengembangan Kampung Pangan Terpadu juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi produk pertanian. Kacang koro berpotensi diolah menjadi berbagai produk pangan, seperti tempe, kopi, susu, dan produk olahan lainnya. Diversifikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus membuka peluang usaha bagi kelompok tani, pelaku UMKM, dan industri rumahan di wilayah setempat.
Dalam pelaksanaannya, pengembangan kawasan melibatkan berbagai pihak, termasuk kelompok tani, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan Perhimpunan Pembudidaya Tanaman Koro Indonesia (PAPTAKI). Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan kegiatan budidaya, pengolahan hasil, serta pengembangan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi pangan lokal secara produktif.
Melalui pengembangan Kampung Pangan Terpadu, Jambi diharapkan dapat menghadirkan model pembangunan pangan berbasis potensi lokal yang mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan pelestarian lingkungan. Ke depan, kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat produksi pangan, tetapi juga berkembang sebagai destinasi agrowisata dan ruang pembelajaran bagi generasi muda dalam mengenal pertanian serta peluang agribisnis. Dengan demikian, pengembangan pangan lokal dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan, penciptaan lapangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Demikianlah artikel ini yang membahas tentang jambi optimalkan potensi pangan lokal. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar pertanian hanya di Senipertanian.com
Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia
Redaksi dan Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Admin Seni Pertanian

Posting Komentar