Buahara.id Targetkan Panen 1.800 Melon Organik, Kembangkan Wisata Edukasi di INDOGRITECH Expo 2026

Daftar Isi

 

Senipertanian.com - Buahara.id terus memperkuat pengembangan usaha hortikultura melalui budidaya melon organik yang dipadukan dengan konsep wisata edukasi pertanian. Komitmen tersebut diperkenalkan dalam gelaran Indonesia Agriculture Technology Expo (INDOGRITECH Expo) 2026 yang berlangsung pada 4–7 November 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Buahara.id, Ryan, memaparkan rencana produksi melon organik yang ditargetkan mencapai 1.800 buah untuk periode November hingga Desember 2026. Target tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengembangkan kapasitas produksi sekaligus memenuhi kebutuhan pengunjung dan konsumen.

Ryan menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan target awal yang masih berpeluang ditingkatkan. Buahara.id juga merencanakan penambahan kapasitas produksi sebesar 1.800 buah berikutnya seiring dengan pengembangan lahan dan kegiatan budidaya.

"Kita dari November sampai Desember itu totalnya 1.800 buah. Nanti kita tambah lagi 1.800 lagi," ujar Ryan saat ditemui dalam gelaran INDOGRITECH Expo 2026.

Menurut Ryan, melon dipilih sebagai komoditas utama karena memiliki cita rasa manis dan diminati berbagai kalangan masyarakat. Selain memiliki potensi pasar, pengembangan melon juga menjadi sarana untuk memperkenalkan beragam varietas buah kepada masyarakat yang selama ini belum banyak mengenal karakteristik masing-masing jenis melon.

Kembangkan Wisata Edukasi, Pengunjung Bisa Belajar dan Memetik Melon

Tidak hanya berfokus pada kegiatan produksi dan penjualan buah, Buahara.id mengembangkan model usaha yang mengintegrasikan pertanian dengan sektor pariwisata melalui konsep wisata edukasi. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal kegiatan pertanian secara langsung, mulai dari proses penanaman hingga pemanenan.

Melalui konsep tersebut, pengunjung dapat melihat lebih dekat proses budidaya melon dengan pendekatan organik. Kegiatan ini juga dirancang agar masyarakat tidak hanya menikmati hasil pertanian, tetapi memahami bagaimana tanaman dirawat hingga menghasilkan buah berkualitas.

Salah satu daya tarik yang ditawarkan adalah kesempatan bagi pengunjung untuk datang tanpa dikenakan biaya tiket masuk. Pengunjung dapat menikmati pengalaman melihat kebun dan melakukan aktivitas edukasi, sedangkan transaksi pembelian dilakukan ketika mereka memilih untuk memetik buah.

"Tiket masuknya gratis. Paling nanti pas memetik baru belanja," jelas Ryan.

Dalam pelaksanaannya, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan pendampingan dari tim Buahara.id untuk mengenal proses budidaya buah dengan lebih baik. Dengan demikian, wisata petik tidak hanya menjadi aktivitas rekreasi, tetapi juga sarana pembelajaran pertanian yang dapat dinikmati oleh keluarga, pelajar, maupun masyarakat umum.

Konsep wisata edukasi berbasis pertanian tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan agrowisata yang menghubungkan kegiatan produksi hortikultura dengan pengalaman langsung konsumen. Model ini sekaligus membuka peluang penambahan nilai ekonomi dari hasil pertanian melalui aktivitas wisata dan penjualan langsung.

Bidik Pasar Lebih Luas, Buka Peluang Kemitraan hingga Ekspor

Saat ini, Buahara.id masih memprioritaskan pengembangan wisata edukasi dan penjualan ritel secara langsung kepada konsumen. Namun, perusahaan juga mulai mempersiapkan strategi pengembangan usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui peningkatan kapasitas produksi dan kemungkinan kerja sama dengan distributor.

Ryan menyampaikan bahwa peningkatan jumlah produksi menjadi salah satu faktor penting sebelum perusahaan memperluas jaringan distribusi. Dengan ketersediaan hasil panen yang lebih besar dan konsisten, peluang memasuki pasar yang lebih luas akan semakin terbuka.

"Kalau sudah banyak, mau kita masukkan ke distributor luar Indonesia atau ekspor pun bisa," tegasnya.

Rencana tersebut menunjukkan adanya peluang pengembangan usaha melon organik dari skala penjualan langsung menuju jaringan pemasaran yang lebih besar. Kemitraan dengan distributor dapat menjadi salah satu strategi untuk memperluas jangkauan konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional.

Di sisi lain, pengembangan pasar juga perlu didukung dengan konsistensi kualitas produk, kesinambungan pasokan, penanganan pascapanen, serta pemenuhan persyaratan pasar tujuan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan komoditas hortikultura agar memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.

INDOGRITECH Expo 2026 Jadi Ajang Promosi dan Perluasan Jejaring Agribisnis

Partisipasi Buahara.id dalam INDOGRITECH Expo 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan konsep usaha pertanian yang menggabungkan produksi hortikultura, wisata, dan edukasi kepada para pengunjung serta pelaku industri pertanian.

INDOGRITECH Expo 2026 diselenggarakan oleh PT Debindo Global Expo pada 4–7 November 2026 di ICE BSD City. Pameran ini menghadirkan berbagai pelaku industri pertanian, penyedia teknologi, produsen alat dan mesin pertanian, perusahaan benih, distributor, akademisi, serta pemangku kepentingan sektor agribisnis.

Mengusung tema "Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia", kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi berbagai pihak untuk memperkenalkan inovasi, memperluas jejaring bisnis, dan menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan sektor pertanian nasional.

Bagi Buahara.id, keikutsertaan dalam pameran tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan potensi pengembangan melon organik melalui pendekatan wisata edukasi yang lebih interaktif.

Buahara.id berlokasi di Komplek Bumi Puspitek Asri, Jalan Bidara Raya, Pagedangan, BSD Tangerang. Masyarakat yang tertarik mengenal lebih dekat konsep wisata petik dan kegiatan pertanian yang ditawarkan dapat mengakses informasi melalui Instagram @buahara.id atau menghubungi WhatsApp 0811-1096-879.

Melalui pengembangan budidaya melon organik dan wisata edukasi, Buahara.id berupaya menghadirkan pengalaman pertanian yang tidak hanya menghasilkan produk hortikultura, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui edukasi, rekreasi, dan peluang pengembangan agribisnis di Indonesia.
Demikianlah artikel ini yang membahas tentang buahara.id hadir di indogritech expo 2026. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar pertanian hanya di Senipertanian.com

Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Hubungi: Admin Seni Pertanian   

Posting Komentar