Kadin Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk Dukung Swasembada di Tengah Ancaman El Nino


Senipertanian.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkuat peran dunia usaha dalam menjaga rantai pasok pangan untuk mendukung swasembada pangan nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi antara Kadin pusat, Kadin daerah, serta pelaku usaha di tengah tantangan El Nino yang dapat mengganggu ketersediaan pangan.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N Bakrie mengatakan pangan menjadi salah satu fokus utama Kadin dalam mendukung swasembada pangan. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang (WKUK) Pangan di dalam Kadin.

“Memang pangan itu primadona, swasembada pangan, Yang pertama kali di dalam kadin itu ada WKUK pangan juga. Ada Pak Jayabaya di sini. Tadi kita fokus dalam segala macam bidang,” kata Anindya saat ditemui di sela-sela Rapat Koordinasi Kadin bertajuk “Memperkuat Daya Saing Nasional, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%” di Grand Hyatt Jakarta, pada Kamis (3/9/2026).

Menurut Anindya, penguatan pangan tidak dapat dilakukan secara terpisah dari sektor lainnya. Kadin membahas sejumlah bidang yang saling berkaitan, mulai dari perekonomian secara umum, infrastruktur dan pembangunan wilayah, hingga akselerasi ekspor.

“Pertama tentunya secara umum perekonomian. Tapi juga ada WKUK yang fokus pada bidang infrastruktur dan pembangunan wilayah. Dan juga sampai kepada akselerasi daripada ekspor. Nah itu semua satu-kesatuan di dalam rantai pasok,” ujarnya.

Anindya menilai, rantai pasok pangan juga sangat berkaitan dengan peran pelaku usaha di daerah. Menurutnya, anggota Kadin tidak hanya berada di tingkat pusat, tetapi juga banyak berasal dari daerah yang menjadi bagian penting dalam kegiatan ekonomi dan pangan.

“Bagaimana anggota Kadin yang bukan saja di pusat, bahkan lebih banyak kalau dari pangan, ekonominya di daerah,” tambahnya.

Selain memperkuat peran pengusaha daerah, Kadin juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas. Pengembangan ekosistem usaha dinilai dapat membuat UMKM lebih terlibat dalam rantai pasok sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian.

“Lebih banyak juga yang UMKM, bisa naik kelas, seperti Pak Franky (WKUK Kadin Bidang Ekonomi) pernah temukan itu closed loop system. Ujungnya supaya ekonomi tumbuh tapi inflasi terjaga, lapangan kerja juga tercipta. Dan tentunya semua bisa naik kelas,” jelasnya.

Di sisi lain, ancaman El Nino menjadi salah satu tantangan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Gangguan terhadap produksi dan distribusi pangan berpotensi memengaruhi ketersediaan pasokan dan berdampak terhadap kondisi ekonomi.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Kadin terus melakukan koordinasi dengan Kadin daerah, termasuk dalam membantu penanganan bencana di sejumlah wilayah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, dan Sumatera.

“Itu selalu kita lakukan. Baik dari sisi bagaimana membantu meringankan bencana di NTT, Kalimantan, Sumatera. Tapi yang penting juga yang menjaga yang paling penting yang tadi rantai pasoknya tidak terganggu,” imbuhnya.

Anindya menegaskan, kelancaran rantai pasok menjadi hal penting untuk menjaga stabilitas perekonomian. Gangguan pada rantai pasok pangan dapat memicu kenaikan inflasi dan memberikan tekanan terhadap perekonomian.

“Karena kalau rantai pasok terganggu, inflasi tinggi, perekonomian pasti goyah,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemerintah membutuhkan dukungan Kadin sebagai mitra kerja dalam membangun swasembada pangan nasional.

“Pemerintah sangat sekali minta dukungan dari Kadin di dalam membangun swasembada pangan kita,” kata Hanif.

Hanif menilai kolaborasi pemerintah dan Kadin dibutuhkan untuk memperkuat sejumlah komoditas pangan, mulai dari tebu atau gula, susu, garam, bawang merah, bawang putih, hingga kedelai.

Pemerintah juga mendorong peningkatan produksi pangan dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan pangan nasional.

Selain itu, Rakor Kadin diharapkan menghasilkan rumusan yang dapat diterapkan dalam mendukung sektor pangan, termasuk melalui penyederhanaan regulasi dan pemberian kepastian usaha bagi pelaku usaha.

Dengan penguatan rantai pasok, peningkatan produksi dalam negeri, serta keterlibatan pelaku usaha di daerah, Kadin berharap ketahanan pangan dapat terus dijaga. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan sekaligus menjaga stabilitas inflasi dan perekonomian nasional.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang kadin perkuat rantai pasok untuk pangan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar pertanian hanya di Senipertanian.com


Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Belum ada Komentar untuk "Kadin Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk Dukung Swasembada di Tengah Ancaman El Nino"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel