Petani Cabai di Mesuji Optimalkan Hasil Panen melalui Pengolahan Lahan dengan Pupuk Kompos dan Dolomit
Senipertanian.com - Petani cabai di Kecamatan Tanjung Raya, khususnya di Desa Berasan Makmur, semakin memperkuat praktik pertanian berkelanjutan dengan melakukan pengolahan lahan menggunakan pupuk kompos dan dolomit sebelum penanaman cabai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesuburan tanah, menjaga keseimbangan pH, dan mendukung pertumbuhan tanaman cabai secara optimal.
Menurut Bima (seorang petani setempat), penggunaan pupuk kompos tidak hanya menambah kandungan hara organik dalam tanah, tetapi juga meningkatkan kemampuan tanah menahan air dan nutrisi, sehingga tanaman cabai lebih sehat dan produktif. Sementara itu, dolomit berfungsi untuk menetralkan keasaman tanah yang tinggi, sehingga akar cabai dapat berkembang lebih baik dan penyerapan unsur hara menjadi maksimal.
“Sejak kami rutin mengaplikasikan kompos dan dolomit sebelum menanam cabai, pertumbuhan tanaman terlihat lebih subur, daun lebih hijau, dan hasil panen meningkat signifikan,” ujar seorang petani lokal.
Praktik ini sejalan dengan prinsip pertanian modern yang menekankan kesuburan tanah dan pemeliharaan ekosistem lahan. Penggunaan bahan organik seperti kompos juga membantu mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia berlebihan, sehingga lebih ramah lingkungan dan ekonomis bagi petani.
Dinas Pertanian Mesuji mendorong para petani untuk terus menerapkan teknik pengolahan lahan yang tepat, termasuk penggunaan pupuk organik dan amandemen tanah seperti dolomit, guna meningkatkan produktivitas cabai lokal serta menjaga keberlanjutan lahan pertanian.
Menurut Andre Agasi,. M.P (Pegiat Pertanian Terpadu Lampung), dengan penerapan metode ini, petani cabai di Berasan Makmur berharap dapat menghasilkan panen berkualitas tinggi, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan meningkatkan pendapatan keluarga petani.

Belum ada Komentar untuk "Petani Cabai di Mesuji Optimalkan Hasil Panen melalui Pengolahan Lahan dengan Pupuk Kompos dan Dolomit"
Posting Komentar