Seorang Pemuda di Tubaba Sukses Buat Keripik Jamur Crispy Pasarnya Tembus Luar Negeri

Senipertanian.com - Seorang pemuda bernama Agy Umbara, warga Kelurahan Dayasakti, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kota Lampung, sukses menekuni usaha budidaya jamur tiram dan di buat olahan keripik jamur crispy.

Meski usianya masih terbilang muda, yakni berusia 29 tahun. Namun usaha keripik jamur crispy buatan Agy sudah tersebar di hampir seluruh kota-kota di Indonesia. Bahkan hingga luar Jawa dan juga luar negeri.

Tak main-main, dalam dua minggu sekali, Agy mampu mengirimkan 1500 sampai 2000 pcs keripik jamur crispy ke China, Malaysia, Hongkong, Dubai hingga Singapura.

Agy mengaku, kalau dia ingin usaha budidaya jamur tiram nya maju dan berkembang, mempunyai nilai tambah dari olahan keripik jamur cryspy. Setiap Panen pasti saya membawa hasil panen jamur tiram ke pasar. Namun saat panen raya jamur tiram, justru banyak jamur tiram yang tidak laku dan akhirnya kayu dan busuk.

“Awalnya saya prihatin setiap saya panen jamur tiram, justru banyak jamur yang layu dan busuk hingga akhirnya dibuang. Dari situ saya memiliki ide, bagaimana kalau jamur tiram yang ada ini saya olah dan saya jadikan sebuah keripik, ” jelas Agy Umbara, pemilik usaha keripik jamur crispy merek Nyomil Kress, Rabu (28/1/2026).

Agy menambahkan, selain cepat basi, juga harga jual jamur tiram juga masih terbilang rendah. Jamur tiram yang belum diolah hanya mampu bertahan dua sampai tiga hari.

“Makanya jamur tiram kita olah menjadi keripik jamur crispy bisa bertahan selama 6 bulan. untuk keripik jamur crispy ada empat rasa olahan jamur crispy. Yakni original, pedas, balado, jagung bakar, ” imbuh Agy.

Selain itu, lewat usaha yang telah dibangunnya, secara tidak langsung Agy telah memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Di mana ia telah memperkerjakan kurang lebih 10 karyawan untuk membantu membuat baglog jamur tiram dan keripik jamur tiram itu sendiri, untuk memenuhi jumlah produksi dalam setiap harinya.

“Dengan dibantu oleh 10 karyawan, dalam sehari kami mampu membuat 1000 pcs keripik jamur crispy berbagai rasa. Untuk harga jual dari jamur crispy ini seharga Rp13 ribu per pcs, “ tutup Agy.

Produk keripik jamur crispy buatan Agy ini, dapat ditemui di supermarket, minimarket maupun pusat oleh-oleh yang tersebar di kota lampung, palembang dan jakarta.

Demikianlah yang bisa kami sampaikan, semoga artikel Seorang Pemuda di Tubaba Sukses Buat Keripik Jamur Crispy bisa bermanfaat.

Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Belum ada Komentar untuk "Seorang Pemuda di Tubaba Sukses Buat Keripik Jamur Crispy Pasarnya Tembus Luar Negeri"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel