Cara Budidaya Lobster Air Tawar Untuk Pemula
Senipertanian.com - Budidaya lobster air tawar merupakan kegiatan untuk memelihara lobster jenis udang yang hidup di air tawar. Untuk membudidayakan lobster air tawar dapat dilakukan dalam media terkontrol seperti kolam untuk tujuan dagang. Cara budidaya lobster air tawar ini bisa dibilang cukup mudah jika dipelajari dengan serius.
Bagi pemula yang memiliki lahan cukup luas di sekitar rumah bisa memanfaatkannya sebagai media budidaya lobster air tawar. Dalam artikel ini sebelum kita membahas cara budidaya, kita akan lebih dulu mengenal tentang lobster air tawar, habitatnya, hingga kebiasaannya, agar budidaya lobster semakin mudah dan bisa panen untuk dijual.
Mengenal Lobster Air Tawar

Lobster air tawar merupakan hewan krustasea yang hidup di air tawar seperti sungai, danau, atau rawa. Seluruh siklus hidupnya, mulai dari pembuahan hingga dewasa terjadi di air tawar. Dia hidup berlindung dalam sebuah celah atau rongga bebatuan dan sejenisnya. Lobster air tawar ini termasuk hewan nokturnal, sehingga dia aktif mencari makan di malam hari.
Potensi Membudidayakan Lobster Air Tawar
Budidaya lobster air tawar memiliki potensi bisnis yang menguntungkan. Adanya permintaan pasar yang tinggi membuat harga lobster air tawar juga cukup tinggi perkilonya. Pengembangbiakkan yang relatif mudah, bahkan bisa dilakukan dalam kolam dari terpal, membuat budidaya lobster air tawar sangat patut untuk dicoba sebagai bisnis rumahan.
Cara Budidaya Lobster Air Tawar
Berikut ini cara untuk membudidayakan lobster air tawar, mulai dari menyiapkan kolam, pemijahan lobster, perawatan telur dan benih, pembesaran, dan panen.
1. Siapkan Kolam
Kolam untuk lobster air tawar bisa dibuat dari terpal, box plastik, atau akuarium. Pilih tempat yang sejuk dan teduh misalnya di tempat tertutup atau dekat dengan pepophonan. Ukuran kolam sendiri bisa disesuaikan dengan lokasi da jumlah lobster yang akan dibudidayakan. Dalam kolam harus dilengkapi dengan pipa atau genteng untuk tempat lobster bersembunyi. Untuk memudahkan dalam perawatan hingga panen, gunakan kolam yang tidak terlalu besar.
2. Memastikan Kualitas Air
Lobster air tawar ini membutuhkan air yang bersih, jernih, dan memiliki oksigen yang cukup. Sumber airnya bisa dari air tanah, air sungai, dan air PAM. Untuk air sumur dan PAM, sebelum digunakan untuk lobster, air harus diendapkan selama 24 jam agar kadar oksigen meningkat. Proses tersebut bisa semakin cepat dengan bantuan aerator. Jika anda ingin menggunakan air sungai, maka pastikan bahwa air tersebut tidak mengandung limbah.
3. Proses Pemijahan Lobster

Sebelum pemijahan, Anda harus memilih indukan lobster yang sesuai, yaitu yang sudah matang dan siap berkembang biak. Kemudian lalukan proses pemijahan dengan menempatkan indukan lobster jantan dan betina dalam satu wadah yang berbeda dari kolam terpal utama.
Calon induk ini harus sudah berusia sekitar 10-12 bulan atau memiliki panjang 15-17 cm. Sementara itu air di wadah memiliki ketinggian 20 cm. Jangan lupa untuk meyiapkan tempat persembunyian sesuai jumlah induk. Dan pemijahan akan ditandai dengan telur di bagian abdomen lobster, kemudian pindahkan betina ke wadah perawatan telur untuk diinkubasi.
4. Penetasan Telur
Untuk proses ini siapkan wadah seperti akuarium, bak plastik, atau kolam semen dengan ketinggian air 0,5 m. Untuk ukuran 1x1x1 m bis menampuk 2 ekor induk betina atau 400 benih lobster. Dan selama proses pentasan, suhu dalam wadah harus tetap stabil sekitar 20-24 derajat, karena telur lobster sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Pastikan air bersih, bebas klorin, dengan pH 6.5-9 dan oksigen terlarut. Pada lobster air tawar ini masa pengeraman akan berlangsung sekitar 40-47 hari hingga menetas.
5. Pembesaran Lobster Air Tawar
Setelah benih menetas, lobster bisa dipindahkan ke kolam utama untuk proses pembesaran. Pada proses pemindahan, plastik yang berisi benih apungkan terlebih dahulu selama 15-30 menit. Hal itu dilakukan agar benih lobset bisa beradaptasi dengan kondisi dan suhu air di dalam kolam utama.
Baru setelah itu lepaskan benih lobstes dari kanto plastik dan lobster akan hidup bebas di kolam. Jangan lupa berikan pakan berupa pelet, cacing sutra, atau sayuran hijau secara rutin dan sesuai takaran kebutuhan. Selain itu jangan lupa untuk menjaga kebersihan kolam dari kotoran dan sisa makanan dengan mengganti air secara berkala.
6. Panen Lobster Air Tawar
Masa panen lobster untuk pembibitan, bisa dipane ketika lobster berukuran mencapai 1-2 cm atausekitar usia 20 hari. Sedangkan untuk pembesaran, bisa dipanen pada usia sekitar 6-8 bulan dan berat rata-rata 100 gram ke atas. Selain itu ukuran lobster juga bisa dipanen sesuai dengan permintaann pasar. Biasanya semakin besar, maka semakin mahal harganya.
Baca Juga: 7 Cara Budidaya Jamur Tiram untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Persiapan hingga Panen
Penutup

Jadi itulah cara atau tips untuk bubidaya lobster air tawar yang perlu diketahui, khususnya para pemula. Selain mudah dikembangbiakkan dan memiliki keuntungan finansial yang signifikan, lobster air tawar memang memiliki ketahanan terhadap penyakit seperti white spote Syndrome Virus. Apakah Anda tertarik untuk memulai budidaya Lobster
Demikianlah yang bisa kami sampaikan, semoga artikel Cara Budidaya Lobster Air Tawar Untuk Pemula bisa bermanfaat.
Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia

Belum ada Komentar untuk "Cara Budidaya Lobster Air Tawar Untuk Pemula"
Posting Komentar