powered by :

Penanaman Jagung Serentak 2026, Kolaborasi Polri dan Pemuda Katolik Dorong Swasembada Pangan


Senipertanian.com - Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Polri bersama Pemuda Katolik Komda Jawa Barat menggelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di lahan seluas 80 hektar di Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (7/3/2026).

Lahan tersebut merupakan milik PT Cirata Wahana Pesona Sakti (Yayasan Trisakti) dan dikelola oleh CV. Nera Agro Mandiri, unit usaha Pemuda Katolik Cianjur. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Polres Cianjur, Bulog Cianjur, BUMDes Cianjur, serta Gapoktan Desa Mande. 

Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sektor keamanan, masyarakat, dan pemuda dapat bersinergi untuk mendukung kemandirian pangan nasional. Jagung merupakan komoditas strategis yang berperan penting dalam rantai pangan dan pakan,” ujarnya.

Gerakan penanaman jagung serentak ini juga mendapat dukungan dari berbagai lembaga dan instansi yang bergerak di bidang pangan dan pertanian, termasuk Perum Bulog serta sejumlah komunitas pertanian dan organisasi masyarakat.

Melalui program kolaboratif ini, diharapkan produksi jagung nasional dapat meningkat secara signifikan. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, peningkatan produksi juga diharapkan mampu memperkuat pasokan bahan baku industri pakan ternak yang selama ini masih bergantung pada impor.

Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara aparat, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan baru dalam mendorong transformasi sektor pertanian menuju kemandirian pangan Indonesia. 

Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, mengatakan bahwa keterlibatan kader Pemuda Katolik dalam program ini merupakan bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam menjawab agenda strategis bangsa. “Ketahanan pangan adalah isu masa depan bangsa.

Karena itu kader Pemuda Katolik perlu hadir dengan kerja nyata, membangun kolaborasi dengan pemerintah, aparat, dan kelompok tani,” kata Gusma.

Ia juga mengajak kader Pemuda Katolik di berbagai daerah untuk mengembangkan program serupa sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komda Pemuda Katolik Jawa Barat, Alfian Syukur, menilai pengelolaan lahan pertanian melalui kolaborasi seperti ini dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat peran kader dalam pembangunan daerah.

Di tempat terpisah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 secara nasional yang dipusatkan di Sumatera Selatan dan diikuti jajaran Polda se-Indonesia melalui Zoom Meeting.

Kapolri menegaskan bahwa program ini merupakan amanah Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Selain memperkuat ketahanan pangan, peningkatan produksi jagung dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai informasi Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan optimisme pemerintah untuk mencapai swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan.

Presiden menegaskan bahwa kedaulatan pangan merupakan pilar utama kemandirian bangsa, sekaligus memastikan ekosistem pertanian berjalan adil dan berpihak pada petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

Demikianlah yang bisa kami sampaikan, semoga artikel Penanaman Jagung Serentak 2026, Kolaborasi Polri dan Pemuda Katolik Dorong Swasembada Pangan bisa bermanfaat.

Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Belum ada Komentar untuk "Penanaman Jagung Serentak 2026, Kolaborasi Polri dan Pemuda Katolik Dorong Swasembada Pangan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel